Solusi Masalah Burung

Solusi Masalah Burung

Sabtu, 17 Mei 2014

Pencurian Burung di Pasty Yogyakarta


Gudang Burung - Pencuri burung di Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasty) diketahui merupakan tenaga security tempat tersebut bernama SB (Susilo Budiarto). 
Pelaku yang kini telah ditahan di Polsek Mantrijeron tersebut menurut keterangan polisi, adalah karyawan outsourching yang direkrut dari Dinas Pengelola Pasar (Dinlopas) Yogyakarta.
"Menurut pengakuan pelaku demikian, ia baru saja bekerja di Pasty kurang lebih dua bulan yang yang lalu," kata Kapolsek Mantrijeron, Kompol Sugiyanta ditemui di kantornya, Jumat (16/5) kemarin.
Dari kejadian ini, Sugiyanta pun berharap agar pihak pengelola pasar lebih selektif dalam memilih tenaga keamanan. Artinya, harus dilakukan pengawasan berupa tes khusus guna menjamin kinerja masing-masing agar punya tanggung jawab dan paham akan tugasnya sebagai tenaga pengamanan.
"Supaya tidak terjadi lagi hal seperti ini, karena seharusnya tenaga keamanan harus melindungi wilayah atau tempat ia bekerja, bukan berbuat kejahatan," imbuh Sugiyanta.
Di satu sisi, penangkapan pelaku tersebut diketahui dilakukan oleh polisi tak lebih dari 1x24 jam pasca kejadian pada Rabu (14/5) dini hari sekitar pukul 04.45. 
Pasalnya pada malam harinya, polisi langsung membekuk pelaku di rumahnya di daerah Baciro, Gondokusuman, Yogyakarta.
Saat ditangkap, pelaku tak berkutik karena polisi berhasil menemukan barang bukti enam ekor burung hasil curian. Keenam burung tersebut terdiri dari seekor burung cucak jenggot, seekor lovebird (labet) dan empat ekor kenari dengan total nilai jual sekitar Rp 2.5 juta.
"Pelaku juga tidak melakukan perlawanan sama sekali, ia juga mengaku mencuri namun baru sekali melakukannya," kata Sugianta.
Dari hasil interogasi pihak kepolisian, pencurian burung oleh pelaku dilakukan dengan cara mendorong pintu salah satu kios Pasty dengan tangan. Setelah menentukan target burung, pelaku kemudian mengambilnya dengan menggunakan tangan kanan.
Burung hasil curian tersebut lalu dimasukkan ke dalam dua pembungkus kertas berwarna coklat. Selanjutnya, dua buah kelongsing isi burung dimasukkan ke dalam jaket jemper yang di pakai pelaku lalu dibawa pulang ke rumahnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...