Solusi Masalah Burung

Solusi Masalah Burung

Senin, 19 Mei 2014

Mepati, Digandrungi Karena Kesetiaannya


Gudang Burung - Pemilik burung merpati aduan merawat peliharaan mereka bak atlet profesional. Segala macam keperluan vitamin sampai silsilah keturunan merpati unggulan amat diperhatikan.



Setiap merpati mempunyai asupan nutrisi dan vitamin khusus. Ramuan jamu dari berbagai bahan penguat fisik burung dibuat secara rahasia oleh pemilik merpati. selain itu, cara terbang dan ketahanan burung dalam bolak balik terbang biasanya didapat dari bibit induk terbaik.

Salah satu penggemar merpati pacuan, Bayu Setiawan, menjelaskan setiap jamu merpati dipastikan memakai sarang walet untuk menambah napas merpati menjadi lebih panjang saat mengangkasa.

"Biasanya dibuat adonan pakai gula merah, kencur, jahe direbus menjadi satu. Lalu dipilin bulat bulat terus dikeringkan, baru kasih ke burungnya," kata Bayu saat ditemui kemarin di sebuah di lapak merpati di Jakarta. Dia menambahkan untuk menyiasati mahalnya sarang walet sesama pemilik merpati urunan membeli bahan tersebut.

Bayu mengaku sepasang merpati jagoannya pernah ditawar hingga Rp 10 juta. Namun tak dilepas karena dirawat sejak anakan. "Saya nggak lepas karena memang sudah rawat dari piyik," ujarnya.

Apalagi jika indukan unggulan. Sesama penggemar berani membayar anakan dengan harga selangit. Untuk itu setiap merpati unggulan diberikan tanda pengenal sebuah gelang bertulisan nama burung dan nomor telepon seluler pemilik merpati.

"Kalau hilang biasanya ada yang telepon terus minta duit tebusan," tutur Bayu. "Mau nggak mau kita harus keluarin biaya."

Merpati biasanya dicirikan dari warna bulu. Pemilik burung merpati akan mengenal kepunyaannya walau ditempatkan bersama merpati lain dalam jumlah banyak. Jenis warna itu adalah coklat, tritis, belantong, kelabu, megan, belorok.

Pemilik merpati tarikan biasanya mempunyai tiga joki digaji saban bulan. Masing masing mempunyai tugas khusus menyoroti perkembangan burung. Joki lepas bertugas melatih burung dan menghitung ketahanan terbang. Joki penggiring melihat kondisi giring sepasang burung dan joki kandang mengurusi kehidupan sehari hari merpati sebelum berlomba.

"Saya bisa jadi joki penggiring, biasanya dapat Rp 500 ribu sebulan. Belum termasuk bonus kalau menang," ujar Rahmat tersenyum.

Lain lagi dengan Iman. Penggemar merpati kolongan ini sudah menggantungkan hidupnya dengan merpati. Setelah mengembangkan dan melatih merpati biasa, dia menjual dengan harga berkali lipat. "Saya bisa beli merpati harga Rp 35 ribu di pasar burung, sudah jadi bisa dijual sampai Rp 3 juta. Ada saja yang beli," tuturnya lirih.

Untuk merpati betina tak terlalu diperhatikan. Dari ribuan pasangan merpati, seekor pejantan tak akan pernah menyasar betina lainnya. Karena itu, merpati selalu dijadikan simbol cinta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...