Solusi Masalah Burung

Solusi Masalah Burung

Kamis, 15 Mei 2014

Hari Burung Migran Dunia 2014 : Ekowisata Berkelanjutan dan Habitat Migrasi



Gudang Burung - Setiap tahun, memasuki pekan kedua di bulan Mei kita kembali memperingati Hari Burung Migran Sedunia atau World Migratory Bird Day, tepatnya tanggal 10 dan 11 Mei.

Peringatan khusus terhadap keberadaan burung- burung migran ini, menjadi simbol betapa pentingnya peran burung-burung migran ini dalam menjaga keseimbangan fungsi ekologis antara bumi di belahan utara dan selatan selama masa pergantian musim.

Migrasi ini menunjukkan, pentingnya peran habitat yang sehat bagi keberlangsungan berbagai spesies burung di dunia.

Indonesia, sebagai salah satu negara utama yang dilintasi oleh burung migran dunia ini juga menjadi bagian dari peringatan World Migratory Bird Day 2014 yang tahun ini bertema Detination Flyways – Migratory Birds and Tourism”. 

Tanah air kita termasuk di dalam jalur terbang bagian timur Asia/Australasia. Jalur terbang ini mencakup daerah berbiak di Siberia, China dan Alaska, memanjang ke selatan melewati daerah persinggahan di Asia Tenggara, PNG, Australasia, Selandia Baru dan Kepulauan Pasifik.

World Migratory Bird Day 2014 Event Map

Posisi Indonesia yang terbentang antara benua Australia dan Asia Daratan di sisi utara, memiliki nilai penting dalam migrasi burung yang terjadi setiap tahun.

Misalnya Danau Sentarum di Kalimantan Barat. Pada musim kemarau, burung-burung pemakan ikan bermigrasi ke wilayah ini untuk mencari makan. 

Burung-burung pencari ikan diantaranya dari famili Alcedinidae seperti Raja Udang, serta berbagai spesies langka dari famili Bucerotidae (rangkong) dan famili Ciconiidae (bangau). Dari seluruh jenis spesies burung yang ada di Indonesia (1.519) maka 20%-nya (310 spesies) berada di Danau Sentarum.

Selain itu Indonesia juga menjadi tujuan akhir bagi berbagai burung raptor untuk bermigrasi.  Ribuan raptor bermigrasi mencari makan dari kawasan Asia Utara  menuju kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia. 

Hingga saat ini, Indonesia tujuan migrasi terbesar raptor Asia Timur, dan sebagian kecil mereka ke Timor Leste.  Musim migrasi biasa dua kali: musim gugur (September-November), dan musim semi (Maret-Mei).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...