Solusi Masalah Burung

Solusi Masalah Burung

Sabtu, 29 Maret 2014

Babak Belur Gara-Gara Mencuri Burung

 
Gudang Burung - Seorang pria beranak satu, Rinto (32), manjadi bulan-bulanan warga lantaran kepergok mencuri burung kenari milik Aris Susanto (45), di rumah susun Dakota VII Lantai V RT 07/11 Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat,  
 
Aksi Rinto pertama diketahui penghuni Rusun lain, Herawati (40). Pelaku berlagak mencari tempat tinggal temannya di rusun tersebut. 

Melihat gelagat yang tak beres, burung yang di sembunyikan di balik baju tiba-tiba berkicau, sontak saja dirinya menanyakan apa yang ada di balik baju pelaku. Dengan gugup Rinto tanpa banyak bicara kemudian langsung lari ke arah tangga dan Herawati sontak berteriak agar warga menangkapnya.

"Saya tanya dia, bapak mau kemana dan mau ketemu siapa, eh dia malah lari," kata Herawati kepada wartawan, Senin (24/3/2014).

Mendengar teriak Herawati, warga yang berada di lantai bawah langsung mengepung pelaku kemudian menghajarnya hingga babak belur. Setelah puas menghakimi Rinto, warga menggiring ke kantor polisi.

Saat dimintai keterangan di Mapolsek Kemayoran, Jakarta Pusat, pria yang sebelumnya berprofesi sebagai sales rokok ini mengaku nekat melakukan aksinya karena ingin memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

"Saya mencuri burung baru pertama kali. Soalnya baru dipecat dan enggak punya pekerjaan lagi. Tapi, kebutuhan anak untuk beli susu dan keperluan lainnya masih banyak," akunya di Mapolsek Kemayoran.

Menurutnya, jika aksinya berhasil, burung yang ditaksir seharga Rp500 ribu sampai Rp1 juta itu, dia akan jual di Pasar Burung Pramuka, Jakarta Timur. "Mau saya jual di Pasar Pramuka. Soalnya suaranya bagus dan pasti laku di sana," katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman dibawah lima tahun penjara.

"Kita akan proses, pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara dibawah lima tahun," kata Kapolsek Kemayoran, Kompol Marupa Sagala.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...