Solusi Masalah Burung

Solusi Masalah Burung

Kamis, 20 Februari 2014

Cuaca Mulai Panas, Para Peternak Kenari Waspada



Gudang BurungPanasnya cuaca yang terjadi di Kabupaten Gunungkidul beberapa hari terakhir, ternyata juga berdampak buruk bagi para peternak burung jenis Kenari. Burung tersebut akan mengalami heat stress atau stres akibat kepanasan dan dapat berujung pada kematian.

Ciri-cirinya, burung akan melebarkan kedua sayapnya dan tenggorokannya terlihat seperti sedang memompa dengan nafas terengah-engah. Ketika sayap dikepakkan atau dilebarkan, burung bermaksud mengeluarkan panas dari dalam tubuh melalui mulutnya.

Menurut penuturan Eko, salah satu peternak Burung Kenari warga Kemorosari, Piyaman, burung tidak memiliki kelenjar keringat, sehingga panas tubuh dikeluarkan dengan jalan memompa keluar melalui tubuhnya.

"Jika burung mengalami heat stress terlalu lama, matanya terlihat seperti berkaca-kaca (berair) dan ia menjadi tidak responsif lagi terhadap rangsangan luar seperti kebisingan. Kalau gejala tersebut dibiarkan, yang terjadi berikutnya burung akan mengalami stroke atau heat stroke," katanya saat ditemui di rumahnya, Sabtu.

Eko menambahkan, untuk menanggulangi hal tersebut, diperlukan kecermatan dalam melakukan penjemuran burung. Mengenai bagaimana teknis penjemuran yang baik, serta cara membuat suasana yang menyejukkan bagi burung. Pemberian vitamin sebagai pencegahan juga perlu dilakukan.

"Klimaksnya burung akan jatuh dan tubuhnya mengalami kejang-kejang jika tidak segera di atasi kita bisa merugi hingga jutaan rupiah karena burung-burung akan mati. Ya semua perubahan cuaca pasti ada dampaknya bagi Burung," pungkasnya.

Selain Eko, Peternak Burung Kenari warga Karang Duwet, Karangrejek Mariyati,  juga merasakan dampak cuaca panas terhadap ternaknya. Dia mengatakan pada hari Rabu 16 Oktober 2013 kemarin ada sekitar 8 indukan Kenari yang mati akibat panasnya cuaca. 

"Dari 11 indukan menghasilan 27 anakan, hanya  19 yang hidup, biasanya tidak begini, ini terjadi karena suhu cuaca yang terus meningkat," jelasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...