Solusi Masalah Burung

Solusi Masalah Burung

Kamis, 23 Januari 2014

Umat Tridharma Di Solo Lepas 888 Burung


Gudang Burung - Ratusan umat Tridharma mengikuti upacara tolak bala (Pao Oen) secara khidmat di Klenteng Tien Kok Sie Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah, Minggu (19/1). Upacara yang dipimpin Bhiksu dari Vihara Mahabodhi Semarang tersebut juga ditandai dengan pelepasan ratusan burung emprit (pipit) dan ikan lele.

Sebelum upacara tolak bala, mereka juga melakukan serangkaian kegiatan yang dimulai sejak Sabtu (18/1) sore. Beberapa kegiatan tersebut di antaranya ritual pembukaan Sutra Phu Men Phin menaikkan persembahan, Ritual Lin Yen Cau, Sutra Cin Kang Pao Chan 1, 2 dan 3.

Sekretaris Klenteng Tien Kok Sie, Lian Hong Siang mengatakan upacara pelepasan burung dan ikan lele, selalu dilakukan setiap tahunnya.

"Burung dan lele adalah salah satu makhluk hidup. Melepaskan mereka merupakan ibadah yang paling disenangi Thian (Tuhan). Karena memberikan kebebasan kepada makhluk hidup untuk menentukan hidupnya," ujarnya.

Menurut Lian, upacara Pao Oen dilakukan untuk menghilangkan kesialan atau kemalangan bagi seseorang dalam menyambut tahun yang baru. Dalam upacara ini umat Tridharma memanjatkan doa dengan membaca Sutra Phu Men Phin di hadapan altar Dewi Kwam Im.

"Ini untuk mengawali perayaan Tahun Baru Imlek 2564. Harapannya umat akan diberikan jalan terang menatap kehidupan dan mendapat karunia kesehatan, kesejahteraan dan keselamatan," katanya.

Lebih lanjut Lian menguraikan, dalam ritual ini dilakukan siraman tolak bala kepada para umat yang dilakukan oleh Bhiksu Budha. Umat juga diminta untuk mengumpulkan pakaian pantas pakai dan baru yang akan disumbangkan kepada umat lain yang membutuhkan.

"Pengumpulan pakaian kami lakukan sebagai simbol untuk meninggalkan yang lama dan melakukan sesuatu yang baru di tahun yang baru," ucapnya.

Dalam upacara yang diikuti sekitar 700 umat Tridharma ini juga di sajikan bermacam-macam buah, seperti apel, jeruk, anggur, buah naga dan buah-buahan yang manis. Ritual ini dilakukan sebelum menghantarkan Dewa Dapur ke Langit. Usai siraman, dilakukan pemotongan rambut, kemudian diguyur dengan menggunakan air yang telah dicampur bunga mawar dan melati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...