Solusi Masalah Burung

Solusi Masalah Burung

Senin, 16 Desember 2013

Kontes Jalak Bali di Nusakambangan



Gudang BurungSuara kicauan burung khas Jalak Bali terdengar merdu di Kawasan Taman Balaikambang, Minggu (8/12). Ratusan pengunjung Taman Balekambang terlihat sangat antusias mengamati tiap keindahan burung Jalak Bali yang dilombakan dalam “Kontes Satwa Hasil Penangkaran” tersebut.


Kepala BKSDA Jawa Tengah, Chrystanto mengatakan, pihaknya sepakat memilih Jalak Bali untuk dikonteskan dalam lomba tersebut. Pasalnya, melihat kondisi saat ini, salah satu satwa burung yang dilindungi oleh undang-undang tersebut sudah termasuk dalam kategori terancam punah.
“Jalak Bali merupakan salah satu satwa yang dilindungi oleh undang-undang,” terangnya.
Lebih lanjut, Chrystanto mengatakan, beruntung kawasan Jawa Tengah terdapat 80 penangkar Jalak Bali, sedangkan hampir setengahnya berada di kawasan Solo. Dirinya berharap, dengan digelarnya lomba tersebut dapat memotivasi penangkar burung untuk turut serta melestarikan satwa langka tersebut.
“Pastinya melalui lomba ini kami ingin mengapresiasi kepada para penangkar yang telah berupaya melestarikan satwa ini (Jalak Bali – Red). Semoga semakin banyak penangkar burung yang tertarik untuk melestarikan satwa ini. Dan dari hasil penangkaran tersebut, sekitar 10 persennya akan dikembalikan ke habitat aslinya yang berada di Kawasan Hutan Lindung yang terdapat di daerah Bali Barat,” urainya.
Di tempat yang sama, Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo berharap kontes burung Jalak Bali yang diadakan oleh pihak BKSDA tersebut dapat membawa dampak positif bagi penangkaran burung Jalak Bali yang kian hari makin terancam punah.
“Melalui lomba ini, semoga dapat meningkatkan populasi burung Jalak Bali yang kian hari terancam di populasi aslinya,” tandas Rudy.
Sementara itu, salah seorang penangkar burung Jalak Bali, Trihadi mengaku bahwa dalam menangkarkan burung Jalak Bali memang memiliki kendala tersendiri. Selain harus memiliki kandang yang sesuai, tenpat penangkaran burung Jalak Bali harus terus terjaga kebersihannya. Karena, burung tersebut mudah sekali terserang penyakit.
“Memang agak sedikit susah, tapi untuk hasil penangkaran tersebut terbayarkan dengan hasil yang lumayan besar,” paparnnya.
Selain menghadirkan burung Jalak Bali, dalam acara tersebut juga turut dihadirkan sejumlah satwa langka yang lain, seperti burung Jalak Jambul, Jalak Putih, dan Kakaktua Alba.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...