Solusi Masalah Burung

Solusi Masalah Burung

Rabu, 18 September 2013

Perilaku Sosial Burung Yang ''Pemalu''


Gudang BurungBurung jantan yang menunjukkan perilaku sosial 'pemalu' tampak senang bergabung dengan kawanan burung sejenisnya. Studi baru menemukan, burung 'pemalu' memiliki perilaku sosial lebih sedikit ketimbang burung jantan yang berani.

Dilansir Eurekalert, Rabu (18/9/2013), penelitian ini dilakukan oleh para ilmuwan dari Oxford University dan Australian National University. Ilmuwan menggunakan metode analisis jaringan sosial untuk mengamati perilaku individu hewan satu sama lain. 

Metode jaringan sosial ini semacam 'Facebook' burung, yang digunakan untuk mengetahui cara interaksi sosial yang terjadi di populasi burung jenis Great Tit (Parus major). Studi di Wytham Woods, dekat Oxford (Inggris) juga menemukan burung jantan dan betina tidak berinteraksi dengan banyak individu burung yang lebih berani (bukan pemalu).

Studi juga menemukan bahwa burung jantan dan betina pemalu cenderung memiliki hubungan yang lebih stabil ketimbang burung pemberani lainnya. Burung pemalu lebih sering terlihat berinteraksi dengan burung yang sama dari waktu ke waktu.

Laporan ini dipublikasikan dalam jurnal Ecology Letters pekan ini.


"Tujuan kami dalam proyek ini adalah untuk memahami mengapa individu burung berbeda dalam perilaku sosial mereka," tutur Professor Ben Sheldon, Director Edward Grey Institute di Oxford University.

Ben mengatakan, di populasi alam liar, burung bergantung pada banyak cara terkait bagaimana individu burung berinteraksi satu sama lain.


"Telah ada banyak pekerjaan penelitian yang menggambarkan berbagai kepribadian individu (hewan)," tutur Lucy Aplin, peneliti DPhil dengan Oxford University serta ANU Research School of Biology.

"Mengukur jaringan sosial, kami bisa melihat bahwa burung pemberani cenderung untuk melompat antara kawanan mencari makan dan memiliki keterlibatan mencari makan jangka pendek. Sementara burung pemalu cenderung mempertahankan hubungan pencarian makanan untuk waktu yang lama," jelas Aplin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...