Solusi Masalah Burung

Solusi Masalah Burung

Rabu, 04 September 2013

Mengenal Lebih Dekat dengan Si Cucak Biru


Gudang Burung  - Burung Cucak Biru ini memiliki ukuran agak besar, sekitar 24 sampai 27 cm panjang. Mata berwarna merah serta kelopak mata berwarna merah muda. Sang jantan berwarna biru laut cerah pada bulu atas, yang dikombinasikan dengan warna hitam dan bagian ujung ekor berwarna hitam. Sedangkan betina didominasi oleh warna biru muda. Sehingga mudah membedakan antara burung Cucak Biru jantan dan betina. 
Burung Cucak Biru dari genus Irena ini memiliki kerabat, yaitu:
  • Irena cyanogastra (Philippine Fairy-bluebird), berasal dari Filipina. Memiliki warna yang lebih gelap dari Irena puella
  • Irena cyanea malayensis, yang berasal dari Semenanjung Malaysia, dimana memiliki corak warna yang hampir sama dengan Irena puella, hanya memiliki ukuran tubuh sedikit berbeda.

Irena cyanogastra
Philippine Fairy-bluebird
Cucak Biru Filipina
Irena puella
Asian Fairy-bluebird
Cucak Biru Indonesia

Burung Cucak Biru, tersebar mulai dari Sri Lanka, India, kepulauan Andaman dan Nikobar, Asia Tenggara seperti diIndochina, Malaysia, Sumatera, Kalimantan, Jawa, Palawan Filipina, dan pulau-pulau terdekat yang lebih kecil. Burung ini berhabitat pada hutan cemara dari bukit-bukit dan dataran, tetapi di tempat lain itu biasa dalam berbagai jenis hutan lembab di dataran rendah hingga sekitar 300 sampai 1.600 m di atas permukaan laut.
Burung Cucak Biru dari species Irena puella, memiliki beberapa sub species, yaitu:
  • ssp puella, Latham, 1790 - India, China Selatan, Asia Tenggara termasuk Malaysia dan Vietnam.
  • ssp andamanica, Abdulali, 1964 - Kepulauan Andaman dan Nicobar.
  • ssp malayensis, F. Moore, 1854 - Malaysia.
  • ssp crinigera, Sharpe, 1877 - Indonesia di pulau Sumatra (kepulauan sebelah barat), Bangka, Belitung dan Borneo.
  • ssp turcosa, Walden, 1870 - Indonesia di pulau Jawa.
  • ssp tweeddalei, Sharpe, 1877 - Filipina Barat (Calamians, Palawan, Balabac).

Sedangkan Cucak Biru dari species Irena cyanogastra, terdiri dari:
  • ssp cyanogastra, Vigors, 1831 - Luzon, Polillo dan Catanduanes.
  • ssp ellae, Steere, 1890 - Samar, Leyte dan Bohol.
  • ssp hoogstraali, Rand, 1948 - Dinagat dan Mindanao.
  • ssp melanochlamys, Sharpe, 1877 - Basilan.
 
Bersarang pada ranting kecil di pohon yang tinggi, terkadang yang sudah berlumut. Jumlah telur biasanya sebanyak 2 butir berwarna putih kehijauan ditandai dengan corak warna coklat. 




Dalam pemeliharaan burung ini, tidak lah sulit, karena dengan perawatan biasa, cukup dengan buah-buahan setiap hari serta diselingi dengan jangkrik yang berukuran sedang sebanyak 2 ekor, dan juga kalau bisa mandi di keramba setiap pagi, dan menjemurnya sekitar 2 jam


Ini akan membuat burung ini rajin berkicau sepanjang hari. Burung ini menyukai suasana embun pagi, oleh karena itu alangkah baiknya apabila burung ini dikeluarkan pada pagi sekali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...