Solusi Masalah Burung

Solusi Masalah Burung

Selasa, 30 Juli 2013

Biru Timur, SI Burung Terancam Punah


Gudang BurungBurung biru timur (Sialia sialis) telah lama hidup dan tinggal di pulau Bermuda, Inggris. Tak jarang banyak yang menganggap bahwa burung ini merupakan spesies asli Bermuda, bahkan beberapa sudah menjadikannya sebagai subspesies burung biru Bermuda (Sialia sialis bermudensis).

Sebuah studi genetik baru yang dipublikasikan dalam jurnal Molecular Ecology, menunjukkan bahwa burung biru (bluebird) ini bukan merupakan spesies asli Bermuda. Melainkan, mereka telah hijrah ke pulau ini setelah penduduk Eropa mengubah konsep wilayah Bermuda pada 400 tahun yang lalu.

Sebelum menetap di Bermuda pada 1609, tidak ada yang mengetahui darimana asal usul burung ini. Akan tetapi, perubahan habitat yang pesat dan munculnya predator-predator baru, menyebabkan spesies ini hampir mengalami kepunahan dalam tempo yang cukup cepat. 

Dilansir News-Republic, Selasa (9/4/2013), saat ini diketahui hanya ada tiga spesies burung bernyanyi (songbird) yang dianggap spesies asli Bermuda yakni bluebird, grey catbird, dan white-eyed vireo. Mereka umum ditemui di Pantai Timur Amerika Serikat (AS).




Namun, hingga saat ini belum pernah ditemukan fosil bluebirds di pulau Bermuda. Tidak ada pula tanda-tanda populasi yang berkembang biak di pulau-pulau terdekat sekitarnya. Hal ini menimbulkan pertanyaan di benak banyak peneliti mengenai darimana asal-usul burung ini.

Untuk mengukur seberapa erat kaitannya antara burung Bermuda dengan jenis burung-burung darat lainnya, peneliti membandingkan 12 urutan gen dari burung bluebirds yang tinggal di Bermuda, sepanjang pantai Timur AS, dan Midwest.

Hasilnya, peneliti menemukan burung Bermuda memiliki banyak varian gen dalam jumlah populasi yang sedikit. Burung-burung ini rupanya tidak berkembang biak ketika banyak orang mendiami pulau tersebut. 

Dengan kata lain, mereka bukan merupakan spesies asli seperti yang selama ini diperkirakan, melainkan mereka adalah pendatang yang kemudian menetap di pulau sekira 400 tahun yang lalu. Perubahan pemukiman oleh manusia dianggap telah membuka kantong habitat yang sebelumnya tidak tersedia. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...