Solusi Masalah Burung

Solusi Masalah Burung

Minggu, 16 Desember 2012

Sanitasi,Penting!

http://j0.tagstat.com/image04/4/cd0a/001j0529cQa.jpg 

Salah satu kunci sukses ternak puyuh adalah kemampuan menjaga ternak puyuh dari serangan penyakit. Penyakit yang menyerang ternak puyuh dapat mengurangi produksi daging dan telur, sampai 100 persen, bahkan dapat menyebabkan kematian secara masal.

 
Menurut perkiraan beberapa peternak puyuh serta mengingat unggas ini masih saudara dekat ayam. Maka puyuh dapat terserang penyakit yang umum terdapat pada ayam. Cuaca lembab, suhu dingin dan angin dapat menyebabkan puyuh terkena gangguan saluran napas, dan stress merupakan gangguan yang umum menyerang puyuh. Sumber-sumber penyebabnya berupa perubahan suhu, kelembaban, angin dan kejutan

Salah satu hal yang wajib dilakukan oleh peternak pyuh  dalam menangkal serangan penyakit adalah melakukan tindakan preventif. Usaha pencegahan yang dapat dilakukan yaitu menjaga sanitasi lingkungan kandang puyuh dan mengurangi resiko stress pada puyuh.

Sanitasi Kandang Puyuh

Karakteristik yang paling menonjol dari bibit penyakit adalah menyukai tempat-tempat yang kotor, sehingga jika berkeinginan memerangi bibit penyakit, maka peternak harus menjaga kebersihan kandang dan lingkungan sekitarnya. Hal ini dapat dicapai dengan melaksanakan program sanitasi dan disinfeksi kandang secara rutin.

Kebersihan kandang puyuh harus dijaga setiap saat. Alas kandang berupa litter seperti sekam atau sejenisnya harus segera diganti dengan yang baru jika sudah mulai basah dan menimbulkan bau tidak sedap.

Usahakan juga agar udara segar selalu mengalir melewati koloni kandang . Udara segar ini perlu untuk mengusir keluar gas-gas yang dihasilkan oleh kotoran puyuh.Sisa-sisa kotoran dan pakan yang tidak terkonsumsi dan berserakan dilantai kandang harus selalu dibersihkan setiap hari. 

Penggunaan disinfektan harus disesuaikan dengan jenis penyakit yang pernah berjangkit di wilayah lokasi kandang.Masa kosong atau istirahat kandang juga perlu diperhatikan karena berfungsi memutus rantai kehidupan bibit penyakit.Sebelum digunakan kembali, kandang yang dalam keadaan kosong harus didesinfeksi dengan disinfektan. Tempat pakan dikeringkan dahulu sebelum diisi pakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...