Solusi Masalah Burung

Solusi Masalah Burung

Minggu, 25 November 2012

Mengenal Jenis Sangkar Burung


Bagi Anda para pehobi sejati terutama yang sangat menggemari memelihara burung, maka wajib hukumnya bagi Anda untuk mengenali berbagai jenis sangkar burung. Agar Anda tidak salah dalam menempatkan koleksi peliharaan burung-burung Anda.

Jenis Sangkar Burung - Fungsi Sangkar Burung

Tahukah Anda jenis sangkar burung? Memelihara burung tak lepas dari sangkarnya, karena sangkar dan isi termasuk burungnya merupakan sebuah keserasian yang enak dipandang.
Namun jarang sekali yang memiliki kesadaran akan pentingnya fungsi dari sangkar burung tersebut. Banyak orang yang beranggapan, memelihara dan menempatkan burung-burung peliharaan dapat dilakukan di mana saja.

Padahal sangat penting mengerti fungsi dari sangkar burung tersebut. Sangkar burung merupakan tempat untuk memelihara burung yang dapat mengakomodir semua kegiatan burung peliharaan. Baik dari hal makanannya, tempatnya bersarang apabila bertelur, bercengkrama dengan kelompok sosial  burung lainnya, serta tempat burung beristirahat.

Karena sifat burung yang suka terbang dan tak bisa dijinakkan begitu saja, juga menjadi alasan burung harus diberikan sangkar. Selain dari fungsi-fungsi sangkar burung yang telah disinggung tadi.
Berbagai Hal Tentang Burung

Di dunia penggemar burung ocehan maupun konkurs (penggemar burung perkutut), sangkar merupakan kebutuhan yang harus selalu diperhatikan. Sangkar burung yang representatif dan bersih, membuat burung menjadi betah dan sehat. Burung juga otomatis menjadi senang berkicau dengan sukacita.

Namun sebaliknya, apabila penggunaan sangkar yang tak tepat dan kurang representatif, dan juga tak dijaga kebersihan sangkarnya; sudah barang tentu akan mengundang penyakit bagi penghuninya. Akibatnya burung menjadi sakit-sakitan, tak suka makan dan akhirnya bisa mati. Bila ini terjadi yang rugi adalah Anda sendiri.
Karena itu cobalah untuk dengan bijaksana menyayangi, memberdayakan dan merawat burung Anda sesuai dengan porsinya. Apabila Anda melihat kelebihan burung tersebut, maka silakan diikutkan dalam berbagai lomba burung ocehan. Kalau Anda menyayangi burung Anda, maka rawatlah dengan layak. Misalnya dengan memberikan sangkar yang baik. Yang disesuaikan antara jenis sangkar burung dengan kebutuhan si burung tersebut.

Jenis Sangkar Burung - Bahan-bahan Pembuat Sangkar Burung

Setelah mengenal fungsi sangkar burung, juga Anda telah memiliki kesadaran akan perlunya sebuah sangkar yang layak bagi burung peliharaan Anda. Maka kini saatnya Anda mengenal  beberapa sangkar burung beserta bahan-bahan pembuatnya. Sehingga Anda dapat mengkalkulasikan dengan baik, antara kebutuhan dan harga-harga sangkar yang ditawarkan.
Anda dapat mengeceknya dari berbagai bahan pembuat sangkar burung tersebut. Berikut ini adalah beberapa bahan pembuat sangkar burung:

Kayu

Beberapa sangkar burung terbuat dari kayu. Jenis kayu yang digunakan adalah pematok dasar atas harga sangkar yang sudah jadi nantinya. Sebagai gambaran, sangkar yang terbuat dari kayu pipih biasa mungkin cukup dihargai sekitar Rp 100.000,- saja. Namun sangkar yang terbuat dari kayu ulin, kayu besi, kayu jati, kayu sungkai atau kayu nyatoh; semua rata-rata berharga cukup mahal.
Beberapa sangkar burung dari kayu sungkai dan nyatoh, dapat dibandrol mulai harga ratusan ribu. Sementara yang terbuat dari kayu jati, seharga satu juta rupiah lebih.

Kayu Solid

Sangkar dari kayu solid merupakan jenis sangkar yang cukup tinggi harganya. Karena penggunaan kayu solid untuk sangkar pada prinsipnya adalah menghindari adanya sambungan-sambungan. Sehingga kayu yang digunakan dalam pembuatan sangkar bisa merupakan kayu gelondong asli  yang kemudian diukir atau ditatah.
Biasanya kerajinan sangkar dari kayu solid biasa ditemukan di beberapa pengrajin di Bali. Apalagi ditambah dengan beberapa jenis ukir-ukiran khas Bali. Mungkin harga yang dipatok bisa mencapai jutaan.

Besi

Penggunaan besi pun tergantung dari kelas-kelasnya. Ada besi pipih atau hollow, dan besi solid. Tentu saja harga sangkar burung akan berbeda, sesuai dengan pilihan besi dalam pengerjaan sangkarnya.

Bambu

Meski bambu tergolong bahan yang murah dan mudah didapat. Namun pengerjaan sangkar burung dengan nilai dan citra seni yang tinggi, akan tetap dapat menghasilkan sebuah sangkar burung yang memiliki nilai seni tinggi. Dan tentu saja akan berpengaruh dalam penentuan harga. Kebanyakan sangkar burung dari bambu, tidak dipatok terlalu tinggi harganya. Untuk sangkar burung dari bahan bambu yang terbaik masih dapat dicapai dengan harga sekitar tiga ratus ribu rupiah saja.

Kawat

Jenis sangkar burung yang teruat dari kawat, adalah yang tergolong paling murah. Selain hanya membutuhkan kayu pipih kecil sebagai rangka, selanjutnya hanya diselimuti oleh kawat seputar sangkarnya. Dengan uang Rp 50.000,- saja hingga Rp 100.000,- Anda telah dapat memiliki sangkar jenis ini.

Jenis Sangkar Burung Menyesuaikan Fisik Burung

Selanjutnya adalah penyesuaian antara sangkar dan bentuk fisik burung. Salah menempatkan akan berakibat fatal bagi burung Anda.
Burung yang memiliki bodi besar seperti burung Beo, jika ditaruh dalam kandang yang kecil tentu pergerakannya akan terbatas. Hal ini mengakibatkan burung itu stres, karena tak leluasa meloncat-loncat.
Demikian pula jika burung yang fisiknya kecil seperti kenari ditaruh dalam kandang yang besar dan luas. Akibat yang muncul adalah pergerakannya akan menjadi hiperaktif karena selalu meloncat dan berterbangan. Akhirnya, perfoma kicauannya tak keluar maksimal, karena tenaganya dihabiskan untuk bergerak ke sana-sini.
Sehingga pada intinya, sangkar memberi peranan yang tak kalah penting terhadap perfoma burung Anda. 
Bagi yang ingin memelihara burung sebagai hobi baru, sebaiknya memperhatikan kiat-kiat agar burung kesayangan Anda tidak stres karena kurang nyaman di kandang. Di pasaran burung kicauan, terdapat jenis-jenis sangkar yang terbuat dari aneka material seperti kawat, bambu, besi dan kayu; seperti yang telah disingggung sebelumnya. Demikian juga desain dan bentuknya pun berbeda. Contohnya, sangkar burung Perkutut berbeda sekali dengan sangkar untuk burung Cucakrowo.
  • Sangkar Burung Perkutut
Sangkar burung Perkutut memiliki ciri khas tersendiri, yakni berbentuk bulat, terbuat dari bilah bambu, kayu pada bagian tepi bawahnya, dan di bagian atas biasanya terdapat penutup/atap. Karena kebiasaan di alam bebas burung perkutut menyukai tempat teduh, maka sangkarnya rata-rata terdapat atap di atasnya. Fungsinya agar tak terkena langsung sinar matahari. Dalam sangkar burung perkutut terdapat satu palang tempat burung bertengger, satu tempat air minum, dan tempat makanan burung.  
  • Sangkar Burung Kenari
Sangkar burung Kenari ada beberapa versi, ada versi barat/impor. Kurungan ini berbentuk segi empat, terbuat dari ram besi, alas sangkar tertutup, sedangkan tenggerannya ada yang berbentuk gelang dan palang.
Bentuknya tak begitu besar. Mengingat burung ini merupakan burung asli Eropa yang diimpor dan dibudidayakan di Indonesia, maka sangkarnya pun masih banyak didatangkan dari luar negeri. Namun ada juga sangkar burung kenari yang buatan lokal. Sangkar ini dibuat dari bilah bambu, bentuknya seperti tabung, dengan sentuhan gaya khas kurungan oriental.  
Dalam sangkar burung terdapat dua palang tenggeran, satu tempat makan, dan satu tempat air minum. Uniknya tempat makan dan tempat air minum burung terbuat dari keramik halus. Fungsinya untuk estetika keindahan. 
  • Sangkar Burung Ocehan Besar
Dalam dunia ocehan, burung Beo, Kakatua dan burung Cucakrowo merupakan rajanya burung. Burung Beo selain pandai menirukan suara, burung ini aktif bergerak jika ditaruh dalam kandang. Sangkar burung Beo yang respentatif, ukurannya relatif besar, minimal 1 cm x 1 meter, dan tingginya 1,4 meter. Alasnya sebaiknya dilepas agar mudah dibersihkan dan atasnya sebaiknya diberi atap. Jenis sangkar burung pintar ini dibuat dari kawat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...