Solusi Masalah Burung

Solusi Masalah Burung

Kamis, 26 Juli 2012

Antibiotik Untuk Burung

Antibiotik yang banyak digunakan dalam pengobatan antara lain: penicillin, golongan amino glikosida (mencakup streptomycin, gentamycin, kanamycin, paramomycin dan neomycin), chloramphenicol, tetracyclin, golongan makrolida dan fungistatika.
Antibiotika pemacu pertumbuhan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa antibiotika tertentu (misalnya : chlortetracyclin, oxytetracyclin dan penicillin), bila dicampurkan dalam ransum akan memacu pertumbuhan dari hewan-hewan muda. Hal ini berkaitan dengan mekanisme kerja antibiotik sebagai berikut: antibiotik dapat secara tidak langsung mempengaruhi pertumbuhan mikroorganisme yang merusak zat-zat makanan.


Salah satu contohnya adalah antibiotik produk Om Kicau, yang dilabel dengan nama BirdFirstAid (BFA) banyak digunakan penangkar Solo untuk memacu pertumbuhan anak burung lovebird agar cepat bongsor, sehat dan tidak mudah penyakitan. 

Sementara mikroorganisme mampu membentuk zat-zat esensial bagi burung, misalnya beberapa asam amino. Antibiotik juga dapat menghalangi pertumbuhan mikroorganisme yang memproduksi amonia dalam jumlah banyak dalam saluran pencernaan.

Misalnya trimethylamin, suatu amonia yang merupakan racun untuk menghalangi laju pertumbuhan burung. Antibiotik dapat mempertinggi penyerapan dari berbagai zat makanan, seperti Ca, P dan Mg.
Sebagai akibat dari mekanisme perbaikan penyerapan beberapa zat makanan tersebut, antibiotik dapat menghemat beberapa zat makanan. Ini terjadi melalui pengaruh penipisan dinding saluran pencernaan.

Antibiotik juga mampu mempertinggi konsumsi makanan atau air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa caecum dari anak ayam yang diberi antibiotik biasanya lebih besar dan berisi ekskreta basah lebih banyak daripada caecum anak ayam yang diberi ransum sama tanpa antibiotik.


Jadi pandai-pandailah kita memilih dan menentukan antibiotik yang dijual di pasaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...