Solusi Masalah Burung

Solusi Masalah Burung

Rabu, 15 Februari 2012

Memilih Kandang Murai Batu Medan


Untuk lokasi kandang penangkaran murai batu medan, hal yang tak kalah pentingnya adalah penentuan lokasi kandang penangkaran yang akan di buat. Aman dari predator, seperti tikus, kucing, ular dan sebagainya yang bisa mengganggu kelangsungan proses penangkaran.

Yang kedua adalah pemilihan lokasi harus tenang dan tidak dekat dengan sumber kebisingan. Hal ini sifatnya untuk jaga-jaga. Kalau-kalau jenis murai batu medan kita sangat peka akan suara-suara yang bisa menggangunya. Tapi, hal ini tidak berlaku ketika memang jenis indukan murai batu kita sudah terbiasa dengan kebisingan. Biasanya jenis murai batu ini mempunyai mental yang sangat bagus sehingga tidak pernah takut akan suara-suara keras dan sebagainya.
Kandang penangkaran murai batu medan tidaklah harus selalu bagus. Dengan bahan seadanya dan asal lokasi benar-benar aman dari predator seperti gambar di bawah ini sudah terbukti berhasil menghasilkan anakan-anakan murai batu medan.
Sekedar kewaspadaan, Persiapan seperti penangkap predator juga perlu di persiapkan. Untuk mencegah kalau-kalau ada predator yang tiba-tiba datang. Untuk menangkap predator seperti tikus, kita bisa menggunakan lem tikus ataupun kandang penangkap tikus dengan umpan di dalamnya. Pengalaman penulis, sebaiknya tidak memberikan racun tikus untuk menghindari kematian tikus yang tidak terkontrol yang mengakibatkan bau bangkai tikus yang tidak kita inginkan. Karena terkadang tikus lari setelah memakan racun tikus dan mati di tempat-tempat yang sulit kita cari seperti di atas plafon atau terhimpit di atap rumah.

Jika kita tidak mempunyai lahan yang luas, murai batu medan bisa berproduksi di kandang penangkaran dengan luas 1meter persegi dengan tinggi 2 meter persegi. Lahan seluas ini sudah bisa memenuhi syarat untuk menangkarkan sepasang murai batu medan.
Malahan, sudah ada yang berhasil yang menangkar murai batu dengan menggunakan media sempit seperti di sangkar gantung sebagai kandang penangkarannya.
Yang jelas, murai batu tidak memerlukan lahan yang luas untuk berproduksi. Dengan lahan yang terbatas pun, murai batu bisa berproduksi dengan baik

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...